silakan klik disini untuk mendownload add'ons mozilla tersebut.
Blog ini merupakan coretan-coretan dari penulis, disini ada artikel maupun pengalaman yang ingin disampaikan ke kalian. Blog ini juga ajang pameran foto "asal jepret" dari pemula... heheheh.. So silahkan lihat dan nikmati blog saya ini.. :)
Tampilkan postingan dengan label Teori. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teori. Tampilkan semua postingan
13 Maret 2013
Download video di Facebook
silakan klik disini untuk mendownload add'ons mozilla tersebut.
4 Februari 2011
CLASSIC CAMERA POSTER
nama - nama jenis kameranya saya gak apal, soalnya banyak banget jenis-jenis kamera klasik.. huhuhuhuhu (pengen punya semuanya...) ~o~
bagi kamu yang pengen tahu nama n sejarah dari masing masing kamera klasik bisa kunjungi ini link,semoga bisa membuka wawasan tentang dunia fotografi kamu :)
www.photoethnography.com
www.cosmonet.org
1 Februari 2011
Jika Rumput Tetangga Lebih Hijau
Jika rumput tetangga kelihatan lebih hijau, itu karena mereka merawat dan memberinya perhatian lebih.
If the grass looks greener on the other side of the fence, it’s because they take better care of it.
Cecil Selig
Alpha200 ~ f.5 ~ 1/80 ~ iso400
25 Januari 2011
Perbedaan Antara Sensor Gambar CCD dan CMOS di Kamera DSLR
Kamera digital menjadi barang umum mengikuti penurunan harga jualnya. Salah satu penggerak dibalik penurunan harga adalah dengan diperkenalkannya sensor CMOS. Sensor CMOS sangat jauh lebih murah untuk dirakit dibandingkan sensor CCD.
Kedua sensor CCD (charge-coupled device) dan CMOS (complimentary metal-oxide semiconductor) berfungsi sama yaitu mengubah cahaya menjadi elektron. Untuk mengetahui cara sensor bekerja kita harus mengetahui prinsip kerja sel surya. Anggap saja sensor yang digunakan di kamera digital seperti memiliki ribuan bahkan jutaan sel surya yang kecil dalam bentuk matrik dua dimensi. Masing-masing sell akan mentransform cahaya dari sebagian kecil gambar yang ditangkap menjadi elektron. Kedua sensor tersebut melakukan pekerjaan tersebut dengan berbagai macam teknologi yang ada.
Langkah berikut adalah membaca nilai dari setiap sel di dalam gambar. Dalam kamera CCD, nilai tersebut dikirimkan ke dalam sebuah chip dan sebuah konverter analog ke digital mengubah setiap nilai piksel menjadi nilai digital. Dalam kamera CMOS, ada beberapa transistor dalam setiap piksel yang memperkuat dan memindahkan elektron dengan menggunakan kabel. Sensor CMOS lebih fleksibel karena membaca setiap piksel secara individual.
Sensor CCD memerlukan proses pembuatan secara khusus untuk menciptakan kemampuan memindahkan elektron ke chip tanpa distorsi. Dalam arti kata sensor CCD menjadi lebih baik kualitasnya dalam ketajaman dan sensitivitas cahaya. Lain halnya, chip CMOS dibuat dengan cara yang lebih tradisional dengan cara yang sama untuk membuat mikroprosesor. Karena proses pembuatannya berbeda, ada beberapa perbedaan mendasar dari sensor CCD dan CMOS.
Berdasarkan perbedaan tersebut, dapat lihat bahwa sensor CCD lebih banyak digunakan di kamera yang fokus pada gambar yang high-quality dengan piksel yang besar dan sensitivitas cahaya yang baik. Sensor CMOS lebih ke kualitas dibawahnya, resolusi dan sensitivitas cahaya yang lebih rendah. Akan tetapi pada saat ini sensor CMOS telah berkembang hampir menyamai kemampuan sensor CCD. Kamera yang menggunakan sensor CMOS biasanya lebih murah dan umur baterenya lebih lama.
Saat ini banyak kamera digital murah yang menggunakan sensor CMOS daripada CCD. Apa kelemahan dan kekurangan CMOS dibanding CCD? CMOS memiliki keunggulan dimana ongkos produksi murah sehingga harga kamera lebih terjangkau. Sedangkan CCD memiliki keunggulan dimana sensor lebih peka cahaya, jadi pada kondisi redup (sore/ malam) tanpa bantuan lampu kilat masih bisa mengkap obyek dengan baik, sedangkan pada CMOS sangat buram.
CCD dibuat dengan lebih sensitif dan dengan responsibility tinggi. itu menyebabkan ISO yg di gunakan paling rendah 200. dengan Kontras yg tinggi membuat sangat Noise pada ISO yg tinggi.
CMOS, tidak sesensitif CCD, dengan power yg rendah mengasilkan Gambar yang rada Soft. dengan kontras yg nggak begitu tinggi, membuat gambar masih terlihat baik di ISO yang tinggi.
Berdasarkan fakta tersebut,kita bisa melihat bahwa sensor CCD lebih banyak digunakan pada kategori produk yang memerlukan hasil gambar yang baik, pixel yang besar dan sensitivitas yang baik.Sensor CMOS menghasilkan gambar dengan resolusi dan sensitivitas yang lebih rendah meskipun pada saat ini sensor CMOS telah berkembang hampir menyamai kemampuan sensor CCD.
Kedua sensor CCD (charge-coupled device) dan CMOS (complimentary metal-oxide semiconductor) berfungsi sama yaitu mengubah cahaya menjadi elektron. Untuk mengetahui cara sensor bekerja kita harus mengetahui prinsip kerja sel surya. Anggap saja sensor yang digunakan di kamera digital seperti memiliki ribuan bahkan jutaan sel surya yang kecil dalam bentuk matrik dua dimensi. Masing-masing sell akan mentransform cahaya dari sebagian kecil gambar yang ditangkap menjadi elektron. Kedua sensor tersebut melakukan pekerjaan tersebut dengan berbagai macam teknologi yang ada.
Langkah berikut adalah membaca nilai dari setiap sel di dalam gambar. Dalam kamera CCD, nilai tersebut dikirimkan ke dalam sebuah chip dan sebuah konverter analog ke digital mengubah setiap nilai piksel menjadi nilai digital. Dalam kamera CMOS, ada beberapa transistor dalam setiap piksel yang memperkuat dan memindahkan elektron dengan menggunakan kabel. Sensor CMOS lebih fleksibel karena membaca setiap piksel secara individual.
Sensor CCD memerlukan proses pembuatan secara khusus untuk menciptakan kemampuan memindahkan elektron ke chip tanpa distorsi. Dalam arti kata sensor CCD menjadi lebih baik kualitasnya dalam ketajaman dan sensitivitas cahaya. Lain halnya, chip CMOS dibuat dengan cara yang lebih tradisional dengan cara yang sama untuk membuat mikroprosesor. Karena proses pembuatannya berbeda, ada beberapa perbedaan mendasar dari sensor CCD dan CMOS.
- Sensor CCD, seperti yang disebutkan di atas, kualitasnya tinggi, gambarnya low-noise. Sensor CMOS lebih besar kemungkinan untuk noise.
- Sensitivitas CMOS lebih rendah karena setiap piksel terdapat beberapa transistor yang saling berdekatan. Banyak foton mengenai transistor dibandingkan diodafoto.
- Sensor CMOS menggunakan sumber daya listrik yang lebih kecil.
- Sensor CCD menggunakan listrik yang lebih besar, kurang lebih 100 kali lebih besar dibandingkan sensor CMOS.
- Chip CMOS dapat dipabrikasi dengan cara produksi mikroprosesor yang umum sehingga lebih murah dibandingkan sensor CCD.
- Sensor CCD telah diproduksi masal dalam jangka waktu yang lama sehingga lebih matang. Kualitasnya lebih tinggi dan lebih banyak pikselnya.
Berdasarkan perbedaan tersebut, dapat lihat bahwa sensor CCD lebih banyak digunakan di kamera yang fokus pada gambar yang high-quality dengan piksel yang besar dan sensitivitas cahaya yang baik. Sensor CMOS lebih ke kualitas dibawahnya, resolusi dan sensitivitas cahaya yang lebih rendah. Akan tetapi pada saat ini sensor CMOS telah berkembang hampir menyamai kemampuan sensor CCD. Kamera yang menggunakan sensor CMOS biasanya lebih murah dan umur baterenya lebih lama.
Saat ini banyak kamera digital murah yang menggunakan sensor CMOS daripada CCD. Apa kelemahan dan kekurangan CMOS dibanding CCD? CMOS memiliki keunggulan dimana ongkos produksi murah sehingga harga kamera lebih terjangkau. Sedangkan CCD memiliki keunggulan dimana sensor lebih peka cahaya, jadi pada kondisi redup (sore/ malam) tanpa bantuan lampu kilat masih bisa mengkap obyek dengan baik, sedangkan pada CMOS sangat buram.
CCD dibuat dengan lebih sensitif dan dengan responsibility tinggi. itu menyebabkan ISO yg di gunakan paling rendah 200. dengan Kontras yg tinggi membuat sangat Noise pada ISO yg tinggi.
CMOS, tidak sesensitif CCD, dengan power yg rendah mengasilkan Gambar yang rada Soft. dengan kontras yg nggak begitu tinggi, membuat gambar masih terlihat baik di ISO yang tinggi.
sensor CMOS
31 Desember 2010
Komposisi dan pencahayaan part1
Berdasarkan pengalaman saya, moto tuh pertama komposisinya harus pas, pencahayaan juag harus dijaga (jgn terlalu terang dan jgn gelap)
saat moto, kita juga harus pikirkan background dari objek utama, cari background yang menarik dan sesuai dengan temaya... selaraaskan dengan objek utama (model), kl temanya dark, temanya gak mungkin dengan warna cerah atau warna warni, begitu juga kalo temanya ceraaaah, kita juga harus pintar2 melihat sekitar, mana tempat yang cocok untuk di jadikan background...
Ruang kosong usahakan jangan terlalu banyak diambil, dikarenakan bisa tidak terfokus dengan objek utama....
kalo dari pencahayaan, cahaya tuh mesti rata di wajah, jangan ada bayangan dari cahaya di wajah, usahakan untuk mengatur terlebih dahulu objeknya, agar terlihat lebih baik...
mungkin itu aja dulu penjelasaannya....hehehehehhe
nanti saya lanjutkan lagi,
semoga bermanfaat :)
saat moto, kita juga harus pikirkan background dari objek utama, cari background yang menarik dan sesuai dengan temaya... selaraaskan dengan objek utama (model), kl temanya dark, temanya gak mungkin dengan warna cerah atau warna warni, begitu juga kalo temanya ceraaaah, kita juga harus pintar2 melihat sekitar, mana tempat yang cocok untuk di jadikan background...
Ruang kosong usahakan jangan terlalu banyak diambil, dikarenakan bisa tidak terfokus dengan objek utama....
kalo dari pencahayaan, cahaya tuh mesti rata di wajah, jangan ada bayangan dari cahaya di wajah, usahakan untuk mengatur terlebih dahulu objeknya, agar terlihat lebih baik...
mungkin itu aja dulu penjelasaannya....hehehehehhe
nanti saya lanjutkan lagi,
semoga bermanfaat :)
Teknik fotografi untuk pemula
saya kasih penjelasan dengan gambar dikarenakan lebih gampang dimengerti oleh pembaca,,, :)
semoga dengan adanya penjelasan ini bisa berguna, amin.....
Langganan:
Postingan (Atom)






























































